Identifikasi Dzi Bead perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan bahan, motif, lubang manik, tekstur permukaan, karakteristik pengerjaan, serta jejak penuaan. Keaslian tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan warna, patina, atau satu karakteristik tertentu. Dzi Bead dari periode dan teknik pembuatan yang berbeda juga dapat memiliki perbedaan pada tekstur, hasil etsa, serta jejak pemakaian.

Proses identifikasi profesional biasanya menggabungkan pengamatan dengan pembesaran dan, bila diperlukan, metode pengujian untuk menganalisis struktur manik, teknik pembentukan motif, jejak pengerjaan, serta karakteristik penuaan alami. Asal-usul dan riwayat kepemilikan juga dapat dijadikan referensi dalam penilaian secara menyeluruh. Untuk Dzi Bead yang memiliki nilai koleksi tinggi, disarankan melakukan pemeriksaan fisik oleh ahli berpengalaman atau lembaga pengujian independen guna mengurangi risiko kesalahan penilaian.