1 / 4Dzi Bead Antik Bermata Tiga
Kemakmuran, kebahagiaan, dan umur panjang. Menerima berkah dari Dewa Kekayaan Tibet. Memiliki kemampuan untuk menemukan dan memanfaatkan peluang.
- Nama Produk
- Dzi Bead Antik Bermata Tiga
- Harga Lelang Saat Ini
- Rp12.548.200
- Jumlah Stok Tersedia
- 0
- Spesifikasi Koleksi
- 11,9 × 44,7 mm
- Nomor Koleksi
- 2216089
Detail produk
Dzi Bead Antik Bermata Tiga merupakan jimat pelindung berharga yang sangat representatif dalam Buddhisme Tibet dan menjadi simbol kemakmuran serta kekayaan.
• Kekayaan dan Keberuntungan: Dzi Bead Bermata Tiga dipandang sebagai manik-manik kemakmuran, yang melambangkan kesempurnaan antara waktu yang tepat, kondisi yang mendukung, dan keharmonisan antarmanusia, serta dipercaya membawa kemakmuran, keberkahan, dan umur panjang secara berkelanjutan.
• Tubuh, Ucapan, dan Pikiran Buddha: Melambangkan kesempurnaan dan kemurnian tubuh, ucapan, dan pikiran Buddha, membantu meredakan berbagai rintangan, serta dipercaya memiliki kekuatan pemberkatan spiritual yang sangat kuat.
Konsep desain
Konsep desain utama Dzi Bead Antik Bermata Tiga adalah “perwujudan simbol sakral dan energi kosmis”. Dzi Bead ini tidak hanya menjadi pembawa esensi kepercayaan masyarakat Tibet kuno dan wilayah sekitarnya, tetapi juga dianggap sebagai salah satu karya puncak dalam teknik etsa akik kuno.
Konsep desainnya dapat diuraikan melalui beberapa dimensi utama berikut:
Totem Utama: Pandangan Kosmis Multidimensi dari Simbol Tiga Mata
Pola “mata” merupakan kode visual paling utama dalam desain Dzi Bead. Konsep desain totem tiga mata memadukan agama, filsafat, serta harapan terbaik dalam kehidupan duniawi:
• Kesempurnaan dalam Esoterisme Buddhis: Melambangkan perlindungan dari “Tiga Permata”, yaitu Buddha, Dharma, dan Sangha, serta transformasi murni dari “Tiga Rahasia” dalam tubuh, ucapan, dan pikiran seorang praktisi.
• Kebijaksanaan dan Transendensi: Melambangkan urna putih di antara alis Buddha, yang dipahami sebagai “mata kebijaksanaan” yang mampu melihat dan memahami masa lalu, masa kini, dan masa depan, serta membantu pemakainya melampaui “Tiga Alam”, yaitu alam keinginan, alam bentuk, dan alam tanpa bentuk.
• Kesempurnaan Berkah dalam Kehidupan Duniawi: Berkaitan dengan konsep tradisional Tiongkok dan budaya Tibet mengenai tiga bintang “Fu, Lu, Shou”, yang melambangkan keberkahan, kemakmuran, dan umur panjang. Dalam tradisi esoterisme Buddhis, Dzi Bead ini juga dipandang sebagai “Dzi Bead Dewa Kekayaan”, dengan makna mampu mendatangkan berbagai bentuk kekayaan dan mencapai keadaan ideal berupa “waktu yang tepat, kondisi yang mendukung, dan keharmonisan antarmanusia”.
Keunggulan
- Karakteristik utama Dzi Bead Antik Bermata Tiga adalah perpaduan antara material akik alami, teknik etsa kuno yang telah lama hilang, serta totem “tiga mata” yang dalam budaya Buddhisme Tibet melambangkan kekayaan, keberkahan, kemakmuran, dan umur panjang.
- Karakteristik Material dan Tampilan
- • Pemilihan Material: Umumnya menggunakan kalsedon alami, akik, atau serpih Batu Sembilan Mata, dengan tekstur yang mengandung komponen mineral yang dipercaya memiliki medan energi kuat.
- • Motif Totem: Pada permukaannya terdapat tiga totem berbentuk “mata” yang tersusun dalam pola tertentu. Garis-garisnya tampak dalam dan tegas, dengan kontras warna hitam-putih atau cokelat tua dan putih susu yang jelas.
- • Patina Seiring Waktu: Dzi Bead antik yang autentik telah melalui perjalanan waktu yang panjang, sehingga permukaannya memiliki patina alami dengan kilau lembut seperti minyak. Di bawah kaca pembesar dapat terlihat pola pelapukan yang tidak beraturan dengan tingkat kedalaman yang berbeda-beda serta titik-titik merah menyerupai cinnabar.
- Karakteristik Teknik Pembuatan
- • Teknik Etsa Tradisional: Menggunakan teknik etsa kuno dengan bahan pewarna alami dari tumbuhan atau mineral, yang digambar secara manual pada permukaan akik kemudian dibakar pada suhu tinggi. Teknik tradisional ini kini dipercaya telah hilang.
- • Pelubangan Manual: Lubang pada manik-manik umumnya dibuat secara manual dengan teknik pengeboran tradisional atau metode pengeboran kuno, sehingga bagian dalam lubang dapat menunjukkan jejak keausan alami.
- Karakteristik Budaya dan Koleksi
- • Simbol Dewa Kekayaan: Dalam budaya Tibet, Dzi Bead ini dipandang sebagai benda pusaka yang berkaitan dengan Buddha Ratnasambhava atau Dewa Kekayaan. Melambangkan “waktu yang tepat, kondisi yang mendukung, dan keharmonisan antarmanusia”, serta kesempurnaan tubuh, ucapan, dan pikiran. Secara tradisional dikaitkan dengan kemakmuran, keberkahan, kesejahteraan, dan umur panjang.
- • Kelangkaan sebagai Benda Koleksi: Karena usianya yang telah lama, jumlah benda autentik yang masih ada sangat terbatas, sementara teknik pembuatannya dianggap tidak lagi dapat direplikasi sepenuhnya. Hal ini menjadikannya memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi sekaligus nilai seni dan koleksi yang khas.
