1 / 4Dzi Bead Antik Bermata Delapan
Berkah dan perlindungan dari Delapan Bodhisattva: Bodhisattva Manjushri, Bodhisattva Vajrapani, Bodhisattva Avalokitesvara, Bodhisattva Ksitigarbha, seluruh Bodhisattva, Bodhisattva Akashagarbha, Bodhisattva Maitreya, dan Bodhisattva Samantabhadra, serta membantu meredakan delapan jenis gangguan: kesalahpahaman, informasi yang keliru, kecerobohan, tindakan yang tidak tepat, depresi, kelelahan, ketidaktahuan, dan kesesatan.
- Nama Produk
- Dzi Bead Antik Bermata Delapan
- Harga Lelang Saat Ini
- Rp12.280.670
- Jumlah Stok Tersedia
- 0
- Spesifikasi Koleksi
- 12,0 × 36,0 mm
- Nomor Koleksi
- 2361618
Detail produk
Dzi Bead Antik Bermata Delapan merupakan benda ritual berharga dan batu pelindung dalam tradisi Buddhisme Tibet, yang diukir dari akik alami dan memiliki delapan totem berbentuk lingkaran pada permukaannya.
• Delapan Keberuntungan: Melambangkan memperoleh berkah dan perlindungan dari Delapan Bodhisattva serta Delapan Pelindung Dharma.
• Meredakan Bencana dan Kesulitan: Dipercaya membantu pemakainya meredakan delapan jenis gangguan, berjalan di jalan yang benar, serta mengatasi berbagai hambatan dan ketidaklancaran di sekitarnya.
• Karier dan Keberuntungan Finansial: Secara tradisional dianggap sesuai bagi mereka yang berada dalam posisi kurang menguntungkan dalam persaingan atau bekerja pada posisi tingkat dasar, serta dipercaya membantu menembus hambatan dan menghimpun kekayaan dari berbagai arah.
Konsep desain
Konsep desain Dzi Bead Antik Bermata Delapan berakar pada pandangan kosmis dan kepercayaan tradisional dalam Buddhisme Tibet. Inti konsepnya adalah menggunakan totem “delapan mata” untuk melambangkan perlindungan dari delapan penjuru serta keberuntungan dan kesempurnaan, yang secara tradisional dipercaya memberikan kekuatan perlindungan untuk membantu pemakainya menghadapi kesulitan, serta memperoleh keselamatan dan kemakmuran.
Konsep Desain Utama
• Perlindungan dari Delapan Penjuru dan Keseimbangan:
Delapan motif mata berbentuk lingkaran pada permukaan Dzi Bead dikaitkan dengan Delapan Bodhisattva atau Delapan Pelindung Dharma dalam Buddhisme Tibet. Dari segi desain, susunannya menekankan simetri dan keteraturan, yang melambangkan perlindungan menyeluruh dari delapan penjuru, yaitu timur, selatan, barat, utara, serta empat arah diagonal.
• Kesempurnaan dan Keberuntungan:
Angka “delapan” dalam budaya Tibet melambangkan kesempurnaan dari “Delapan Keberuntungan”. Susunan totemnya menyampaikan harapan akan segala urusan yang berjalan lancar dan kehidupan yang bahagia.
• Terobosan dan Perubahan Keberuntungan:
Dzi Bead Bermata Delapan dikenal sebagai “manik-manik peluang”. Desainnya mengandung makna simbolis untuk memecahkan berbagai hambatan, khususnya bagi mereka yang berada dalam posisi kurang menguntungkan dalam persaingan atau ingin melakukan perubahan dalam kehidupan, serta secara tradisional dipercaya membantu mengatasi berbagai ketidaklancaran di sekitarnya.
Keunggulan
- Karakteristik utama Dzi Bead Antik Bermata Delapan terutama terlihat pada material alaminya, jejak pelapukan seiring waktu, totem yang khas, serta makna budaya yang mendalam.
- Karakteristik Material dan Tampilan
- • Tekstur Akik Alami: Benda autentik umumnya dibuat dari akik alami atau kalsedon, dengan struktur berlapis yang terbentuk secara alami di bagian dalam. Warna dasarnya sering berupa putih susu, hitam, cokelat, atau merah, dengan material berwarna putih susu yang secara tradisional dianggap paling berharga.
- • Patina dan Pola Pelapukan: Setelah mengalami perjalanan waktu selama ratusan hingga ribuan tahun, permukaannya dapat membentuk patina alami yang tebal, lembut, dan berminyak, disertai jejak pelapukan alami yang halus seperti pola sisik ikan dan pola tapal kuda.
- • Sebaran Titik Cinnabar: Pada sebagian Dzi Bead tua berkualitas tinggi, di bawah cahaya yang kuat dapat terlihat titik-titik cinnabar merah atau hitam yang jelas dan tersebar secara merata. Dalam tradisi koleksi, hal ini dipandang sebagai salah satu ciri khas yang terbentuk melalui proses waktu yang panjang.
- Totem dan Makna Budaya
- • Ciri Totem Delapan Mata: Pada permukaannya terdapat delapan lingkaran (“mata”) yang tersusun dengan jelas dan memiliki makna simbolis dalam Buddhisme Tibet. Garis-garisnya tampak tegas dengan karakter yang kuat dan mendalam, berbeda dari kesan goresan mekanis modern.
- • Makna Keberuntungan dan Perlindungan: Dalam tradisi Tibet, Dzi Bead Bermata Delapan melambangkan berkah dan perlindungan dari Delapan Bodhisattva serta para Pelindung Dharma. Secara tradisional dipercaya dapat membantu meredakan bencana dan mencapai kesempurnaan Delapan Keberuntungan, sehingga terutama diminati oleh kalangan pelaku usaha dan mereka yang mengharapkan terobosan dalam karier.
