1 / 4Dzi Bead Antik Bermata Empat
Empat Bodhisattva: Bodhisattva Avalokitesvara, Bodhisattva Manjushri, Bodhisattva Ksitigarbha, dan Bodhisattva Samantabhadra. Membantu menghilangkan berbagai rintangan, mengumpulkan kebajikan, serta melambangkan umur panjang.
- Nama Produk
- Dzi Bead Antik Bermata Empat
- Harga Lelang Saat Ini
- Rp6.902.860
- Jumlah Stok Tersedia
- 0
- Spesifikasi Koleksi
- 12,3 × 41,5 mm
- Nomor Koleksi
- 2301568
Detail produk
Dzi Bead Antik Bermata Empat merupakan perhiasan langka yang sangat representatif dalam Buddhisme Tibet dan koleksi budaya Himalaya. Dzi Bead ini melambangkan berkah dari Empat Bodhisattva (Avalokitesvara, Manjushri, Ksitigarbha, dan Samantabhadra), serta keharmonisan empat unsur utama: tanah, air, api, dan angin.
• Perlindungan dari Empat Bodhisattva: Melambangkan welas asih agung Avalokitesvara, kebijaksanaan agung Manjushri, tekad agung Ksitigarbha, serta praktik kebajikan agung Samantabhadra. Dipercaya dapat membantu pemakainya mengatasi berbagai rintangan dan menangkal kemalangan.
• Keharmonisan Empat Unsur: Melambangkan keharmonisan empat unsur, yaitu tanah, air, api, dan angin, dengan makna keseimbangan tubuh dan pikiran serta kehidupan yang terbebas dari bencana dan kekhawatiran.
• Karier dan Kebijaksanaan: Termasuk dalam kategori Dzi Bead yang berkaitan dengan perkembangan karier. Dipercaya dapat membuka empat jenis kebijaksanaan, membantu mengatasi berbagai hambatan dan lawan, sehingga mendukung kemajuan karier serta kelancaran rezeki dari berbagai arah.
Konsep desain
Konsep desain utama Dzi Bead Antik Bermata Empat berfokus pada “mengikuti karakter alami material, memadukan keteraturan alam semesta, serta perlindungan dari Empat Bodhisattva”, yang mencerminkan filosofi Buddhisme Tibet dan penghormatan para pengrajin kuno terhadap alam semesta dan kekuatan alam.
Totem Utama dan Makna Spiritual
• Simbol Empat Bodhisattva: Empat “mata” masing-masing dikaitkan dengan Avalokitesvara, Manjushri, Samantabhadra, dan Ksitigarbha, yang melambangkan welas asih agung, kebijaksanaan agung, praktik dan tekad luhur, serta kekuatan ikrar agung. Secara konseptual, desain ini dimaksudkan untuk membantu pemakainya membuka kebijaksanaan, meringankan penderitaan, serta mengatasi berbagai rintangan dalam kehidupan dan praktik spiritual.
• Harmoni Alam dan Kosmos: Melambangkan keselarasan empat unsur utama, yaitu tanah, air, api, dan angin, dengan makna keseimbangan Yin dan Yang serta perlindungan dari empat penjuru. Dipercaya membantu pemakainya menenangkan pikiran, menjaga keteguhan batin, serta menangkal pengaruh buruk dan kemalangan.
Keunggulan
- Ciri paling menonjol dari Dzi Bead Antik Bermata Empat adalah adanya empat totem berbentuk “mata” yang jelas pada permukaannya, yang melambangkan empat unsur utama—tanah, air, api, dan angin—serta kekuatan berkah dari Empat Bodhisattva (Avalokitesvara, Manjushri, Samantabhadra, dan Ksitigarbha).
- Karakteristik Produk
- • Material dan Tekstur: Dzi Bead Antik Bermata Empat berkualitas tinggi umumnya dibuat dari akik atau kalsedon berkualitas baik. Manik-manik yang telah berusia lama mengalami proses pemakaian dan pelapukan selama bertahun-tahun, sehingga permukaannya memiliki kilau yang lembut dan hangat serta terasa halus dan lembut saat disentuh. Beberapa di antaranya juga memiliki “pola pelapukan” alami atau “titik cinnabar”.
- • Karakteristik Totem: Keempat “mata” tersusun secara simetris dengan tepi yang jelas. Beberapa di antaranya merupakan jenis langka “Dzi Empat Mata Berpola Garis Patah”, dengan kontur mata yang dibentuk oleh garis-garis bersudut tegas, bukan lengkungan standar.
- • Budaya dan Makna: Dalam Buddhisme Tibet dan tradisi koleksi, Dzi Bead Bermata Empat melambangkan kesuksesan dalam karier, mengatasi berbagai rintangan dan kesulitan, makna perlindungan dari empat penjuru, serta perkembangan empat jenis kebijaksanaan.
- • Patina dan Pelapukan: Dzi Bead kuno sering menunjukkan jejak alami yang terbentuk seiring berjalannya waktu, seperti cekungan tidak beraturan pada permukaan (yang secara umum disebut lubang atau bekas perubahan warna akibat proses alami), serta lapisan patina yang tebal dan terbentuk selama bertahun-tahun.
